
(Nganjuk,27/08/2026), Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, serta dalam rangka menyongsong Haul Akbar al Maghfurlah KH. Abdul Fattah Djalalain ke-57 dan Ibu Nyai Hj. Nur Aini ke-24. Pondok Pesantren Miftahul Ula menjaga tradisi keilmuan dan keagamaan dengan mengadakan kegiatan Ziarah Maqbarah makam pendiri Pondok Pesantren Miftahul Ula, Nglawak, Kertosono. Melibatkan seluruh lembaga pendidikan dalam lingkungan Pondok Pesantren Miftahul Ula, Nglawak, Kertosono.
MTsN 1 Nganjuk merupakan salah satu lembaga pendidikan dalam lingkungan Pondok Pesantren Miftahul Ula, Nglawak, Kertosono turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ziarah maqbarah ini merupakan momen yang sarat makna dan spiritual bagi MTsN 1 Nganjuk. Pendidik dan Tenaga Kependidikan, siswa, serta seluruh civitas akademik MTsN 1 Nganjuk secara historis memiliki ikatan sanad dengan Pondok Pesantren Miftahul Ula, Nglawak, Kertosono. Dalam suasana khidmat, para santri, siswa, guru, dan seluruh lingkungan Pondok Pesantren Miftahul Ula melaksanakan Ziarah Maqbarah para tokoh yang pernah menjadi pilar keilmuan dalam lingkungan Pondok Pesantren Miftahul Ula, Nglawak, Kertosono.
Kegiatan maqbarah yang dilaksanakan pada Kamis, 27 Agustus 2026 dimulai pukul 07:00 WIB dengan melakukan perjalan menuju kawasan makam pendiri Pondok Pesantren Miftahul Ula, dengan tertib serta terkondisikan dengan baik. Sesampainya di kompleks makam pendiri Pondok Pesantren Miftahul Ula acara dimulai dengan pembacaan Tahlil yang dipimpin oleh H. Solihin Nasrudin, S.H., M.H.I yang dilanjutkan dengan doa yang disampaikan oleh Bapak Moh. Zuhal Ma’ruf, S.Ag, M.Pd.I. Rangkaian kegiatan Ziarah Maqbarah ditutup dengan sekapur sirih yang disampaikan oleh Bapak K.H. Abdul Wahab Fahri, Sp.
Setelah kegiatan Ziarah Maqbarah selesai, Pendidik dan Tenaga Kependidikan, siswa, serta seluruh civitas akademik MTsN 1 Nganjuk kembali menuju MTsN 1 Nganjuk guna melanjutkan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan khataman bersama di kelas.
Kegiatan ziarah maqbarah ini menjadi simbol kebersamaan dan solidaritas seluruh civitas akademik dalam lingkungan Pondok Pesantren Miftahul Ula, Nglawak, Kertosono. Dengan menyatukan tekad untuk terus menjaga tradisi keilmuan, para civitas akademik berharap dapat melahirkan generasi penerus yang kokoh dalam ajaran Islam dan mampu menyebarkan nilai-nilai Islam ke seluruh penjuru negeri. Selain sebagai bentuk penghormatan, kegiatan ziarah maqbarah ini juga dianggap sebagai cara untuk menjaga dan mengenang sanad keilmuan. Hal ini diharapkan dapat membantu memelihara keberlanjutan tradisi pengajaran Islam sekaligus meningkatkan spiritualitas dan kecintaan terhadap agama Islam di lingkungan Pondok Pesantren Miftahul Ula, Nglawak, Kertosono. Iroelloh*)