
NGANJUK – Peristiwa bersejarah dan spektakuler mewarnai dunia pendidikan di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk. Acara Pengukuhan Pengurus Ikatan Guru Madrasah Penggiat Literasi (IGMPL) Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk berlangsung dengan penuh khidmat dan kemeriahan. Momentum ini menjadi kian bergengsi dengan diadakannya peluncuran karya Pengurus IGMPL berupa antologi puisi akrostik berjudul “Melarung Rindu”, yang digelar berbarengan dengan Launching Karya Guru, Pegawai, dan Siswa se-Kabupaten Nganjuk.
Perhelatan besar ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk, Bapak Abdur Rahman, M.Pd.I. Kehadiran para pejabat teras Kemenag Kabupaten Nganjuk, mulai dari Kasubbag TU, Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma), jajaran Pengawas, hingga Kepala Madrasah se-Kabupaten Nganjuk semakin menegaskan pentingnya arah kebijakan literasi di lingkungan madrasah.
Sebagai pelopor Madrasah Literat, MTsN 1 Nganjuk tampil menonjol dengan menyumbangkan kontribusi nyata. MTsN 1 Nganjuk mempersembahkan tiga karya luar biasa untuk dilaunching pada acara tersebut, yakni:
Antologi Puisi Guru & Pegawai: “Rindu di Ujung Senja”, karya kolaboratif pendidik dan tenaga kependidikan MTsN 1 Nganjuk.
Buku Karya Siswa Nasional 1: “Menunggu Dirinya” karya Raffa Bainaka Alinskie (Kelas VIII-C), yang berhasil meraih predikat Juara 1 Menulis Buku Nasional 2026.
Buku Karya Siswa Nasional 2: “Berani Sambut Masa Depan” karya Ayra Dwi Nurjannah (Kelas VIII-C), yang juga sukses menyabet Juara 1 Penulis Nasional.
Secara simbolis, penyerahan ketiga buku karya civitas akademika MTsN 1 Nganjuk tersebut dilakukan langsung oleh Kepala MTsN 1 Nganjuk, Moh. Zuhal, M.Pd.I., kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk, Bapak Abdur Rahman, M.Pd.I.
Kiprah MTsN 1 Nganjuk dalam panggung literasi daerah juga diperkuat oleh keterlibatan dua pendidiknya dalam struktur kepengurusan IGMPL Kemenag Kabupaten Nganjuk, yaitu Rini Nurul Hidayati, S.Pd. dan Siti Zuhriyah, S.Pd.I. Kedua guru tersebut juga mengemban peran strategis sebagai Guru Duta Literasi.
Langkah nyata ini menjadi bukti komitmen dan konsistensi MTsN 1 Nganjuk dalam mengawal Gerakan Literasi Madrasah, sekaligus menginspirasi generasi muda untuk terus berkarya dan berprestasi di tingkat nasional.