
Nganjuk, (29/10/2026) — Suasana demokrasi di lingkungan MTsN 1 Nganjuk semakin terasa dengan dilaksanakannya kegiatan orasi calon Ketua dan Wakil Ketua OSIM serta Ketua dan Wakil Ketua MPK pada Kamis, 29 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM serta MPK periode 2026-2027.
Orasi diikuti oleh seluruh warga madrasah, khususnya murid kelas VII, VIII, dan IX. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada para pasangan calon menyampaikan gagasan sekaligus memperkenalkan visi, misi, dan program kerja yang akan mereka laksanakan apabila mendapatkan kepercayaan untuk memimpin OSIM maupun MPK.
Tiga Pasangan Calon OSIM:
Paslon 1: Anindya Fatma Qorina (VIII A) dan Azkiya Mufidah Astika (VIIC).
Paslon 2: Aqilla Azzahra Rosyad (VIII A) dan Khanza Labibah Marwa (VIII A)
Paslon 3: Haura Izzatil Qurani (VIII B) dan Avica Azzahra (VIII A)
Sementara itu, pemilihan Ketua dan Wakil Ketua MPK diikuti oleh tiga pasangan calon.
Paslon 1: Sarah Najwa Nur Q. Y. (VIII A) dan Husna Chandra Wulan (VII C)
Paslon 2: Ikhrima Mufida Arifin (VIII A) dan M. Zein Zam Zam Ismail (VIII C)
Paslon 3: M. Gilang Avianto (VIII E) dan Auliya Hapsari Lintang (VIII A)
Kegiatan yang dilakukan di mushola MTsN 1 Nganjuk tersebut terbagi menjadi 2 sesi. Sesi 1 yakni sesi orasi dilaksanakan mulai pukul 08:30 – 09:55 WIB diikuti oleh seluruh warga madrasah. Sedangkan sesi 2, yakni sesi debat dan tanya jawab yang dilaksanakan mulai pukul 10:25 – selesai dihadiri oleh masing-masing 5 perwakilan kelas VII, VIII, dan IX serta para panelis yang merupakan Bapak/Ibu Guru dan Pegawai MTsN 1 Nganjuk.
Penyampaian orasi, masing-masing paslon memaparkan visi, misi, serta program kerja unggulan yang menjadi gagasan mereka untuk membawa organisasi siswa ke arah yang lebih baik. Penyampaian tersebut menjadi kesempatan bagi para calon untuk menunjukkan kemampuan berkomunikasi, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap berbagai kegiatan dan kebutuhan murid di lingkungan madrasah.
Setelah seluruh paslon menyampaikan orasi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi debat dan tanya jawab. Sesi ini menjadi bagian penting dalam kegiatan karena memberikan kesempatan kepada murid untuk menggali lebih jauh mengenai visi, misi, serta program kerja yang telah disampaikan oleh masing-masing pasangan calon.
Melalui sesi debat dan tanya jawab, para paslon ditantang untuk memberikan jawaban dan solusi terhadap berbagai pertanyaan yang disampaikan. Momen tersebut juga menjadi kesempatan bagi murid untuk melihat secara langsung cara berpikir, kemampuan berkomunikasi, kesiapan, serta sikap para calon dalam menghadapi berbagai persoalan.
Antusiasme murid serta panelis terlihat selama kegiatan berlangsung. Berbagai pertanyaan yang disampaikan menjadi bentuk partisipasi aktif warga sekolah dalam proses demokrasi. Dengan demikian, murid tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut berperan dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi siswa melalui proses pemilihan yang akan dilaksanakan. Kegiatan orasi dan tanya jawab ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran demokrasi bagi murid MTsN 1 Nganjuk.
Melalui proses tersebut, murid belajar mengenai kepemimpinan, tanggung jawab, keberanian menyampaikan pendapat, menghargai perbedaan pilihan, serta pentingnya menentukan pemimpin berdasarkan visi dan gagasan. Dengan terlaksananya kegiatan orasi dan debat paslon ini, diharapkan seluruh murid dapat mengenal dan mempertimbangkan setiap pasangan calon secara lebih objektif sebelum menggunakan hak pilihnya. Siapa pun yang nantinya terpilih diharapkan mampu menjadi pemimpin yang amanah, bertanggung jawab, inovatif, dan mampu membawa OSIM serta MPK MTsN 1 Nganjuk menjadi organisasi yang semakin aktif, kreatif, dan bermanfaat bagi seluruh warga madrasah.Iroelloh*)