
Nganjuk, 14 Januari 2026— MTsN 1 Nganjuk pada hari Rabu melaksanakan kegiatan Pendampingan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta yang diikuti oleh seluruh guru dan staf MTsN 1 Nganjuk. Kegiatan ini dimentori langsung oleh Ibu Heny Suci Herawati, S.Pd., M.Pd., dengan suasana yang berlangsung hangat, interaktif, dan menyenangkan.

Kegiatan diawali dengan kegiatan minum teh bersama. Melalui ilustrasi sederhana dan menyentuh, peserta diajak untuk merefleksikan rasa syukur atas segala ciptaan Allah SWT. Kegiatan pembuka ini menjadi pengantar yang penuh makna sebelum memasuki materi utama.
Dalam penyampaian materi, Ibu Heny menerapkan metode apresiatif. Setiap peserta yang menjawab pertanyaan diberikan penguatan berupa ungkapan “wow, keren”, sehingga mampu membangun kepercayaan diri dan semangat peserta selama kegiatan berlangsung.
Suasana Pendampingan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta ini semakin meriah ketika di sela-sela kegiatan, Ibu Siti Zuhriyah menyanyikan lagu daerah berjudul Gambang Suling, yang menambah nuansa kebersamaan dan kekayaan budaya dalam kegiatan tersebut.

Selanjutnya, terdapat sesi pemaparan filosofi busana adat yang dikenakan oleh beberapa peserta. Ibu Mukhlishotin menjelaskan filosofi busana adat Aceh, Ibu Nurhayati memaparkan makna busana adat Kalimantan, dan Bapak Wafa menjelaskan filosofi busana adat Jawa. Sesi ini memberikan wawasan tentang nilai-nilai budaya Nusantara yang selaras dengan konsep kurikulum berbasis cinta.

Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti kegiatan tukar kado yang telah dipersiapkan sebelumnya. Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan, kepedulian, dan penguatan ikatan emosional antar warga MTsN 1 Nganjuk.
Melalui kegiatan Pendampingan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta ini, diharapkan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dapat diterapkan secara nyata dalam proses pembelajaran serta budaya kerja di MTsN 1 Nganjuk.