
Kasembon, Malang – 5 Februari 2026
Sebanyak 2 rombongan kelas unggulan (VII C, VIII C, dan IX C) MTsN 1 Nganjuk mengikuti kegiatan Studi Lapangan dan Seminar Kewirausahaan di GOD MANAGEMENT SCHOOL, Pesantren Wirausaha Kalasuba Indonesia, Kasembon, Malang, Kamis (5/2/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Jiwa Wirausaha Sejak Dini: Mandiri, Cerdas, Berani Coba” ini bertujuan membekali siswa dengan mindset, karakter, dan keterampilan entrepreneur di tengah pesatnya perkembangan zaman.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan hangat dari tuan rumah. Suasana langsung cair dengan sesi game bilingual yang interaktif, memacu semangat dan kekompakan peserta. Dalam sambutannya, Kepala Tata Usaha MTsN 1 Nganjuk, Bapak Ahmad Yani Kholiq, S.M., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pengelola Pesantren Kalasuba Indonesia.
“Atas nama madrasah, kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas penerimaan dan kerjasamanya. Kepada seluruh siswa, jadikan momentum ini sebagai media tholabul ilmi (menuntut ilmu) dan tadabbur alam (merenungi ciptaan Allah) yang nyata. Perkuat pengetahuan, karakter, dan keimanan kalian kepada Allah SWT, sekaligus bentuk syukur atas segala anugerah-Nya yang tak terhingga,” pesan Pak Yani, disambut antusias oleh para siswa.
Seminar kewirausahaan menjadi inti acara. Founder Pusaka Indonesia Pesantren Wirausaha Kalasuba Indonesia, Bapak Heri Cahyono, yang merupakan pengusahan ternama di Indonesia tampil memukau sebagai pemateri. Dengan gaya komunikasi yang energik dan menyentuh, ia menggugah kesadaran peserta tentang pentingnya menumbuhkan jiwa wirausaha sejak remaja.
“Jiwa wirausaha harus dikembangkan sejak dini, dimulai dari kemampuan menganalisis peluang di sekeliling kita. Seorang wirausahawan bukan sekadar produsen yang terjebak rutinitas memproduksi. Ia adalah sosok istimewa yang bisa melihat ‘cahaya dalam kegelapan’, seorang yang ‘dibunuh’ oleh tantangan namun tak pernah mati semangatnya,” tegas Pak Heri, diselingi tepuk tangan meriah.
Lebih lanjut, Pak Heri menekankan bahwa fondasi utama seorang entrepreneur adalah karakter yang kuat dan sikap pantang menyerah. “Ilmu bisa dicari, modal bisa dihimpun, tapi tanpa karakter tangguh dan mental baja, semuanya akan runtuh. Jadilah pribadi yang mandiri, cerdas membaca peluang, dan berani mencoba,” tambahnya. Seminar berlangsung interaktif, dengan banyak siswa yang aktif bertanya dan berbagi ide.
Usai menyerap ilmu kewirausahaan, peserta diajak untuk menikmati makan siang di Resto “DESAPA”, resto tengah hutan yang dikelola pesantren. Pengalaman menyantap hidangan dalam suasana alam yang asri dan sejuk memberikan pelajaran langsung tentang konsep usaha yang berharmoni dengan lingkungan.
Kegiatan studi lapangan ini ditutup dengan sesi tadabbur alam ke Santera De Laponte. Di lokasi ini, siswa tidak hanya menikmati keindahan alam dan udara segar pegunungan, tetapi juga merefleksikan segala ilmu yang telah didapat, serta menguatkan rasa syukur atas keagungan ciptaan Allah SWT.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi memori yang menyenangkan, tetapi juga menjadi titik tolak lahirnya calon-calon entrepreneur muda dari MTsN 1 Nganjuk. Dengan bekal motivasi, ilmu, dan pengalaman langsung ini, diharapkan siswa Kelas Unggulan Inspiratif mampu menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mandiri, kreatif, dan berdaya saing di masa depan.

