
Nganjuk, 02/05) MTsN 1 Nganjuk menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 pada Sabtu (03/05/2026). Upacara dilaksanakan di Lapangan MTsN 1 Nganjuk dan diikuti oleh seluruh civitas akademika, mulai dari Tenaga Kependidikan, Guru, dan Pegawai, serta seluruh siswa MTsN 1 Nganjuk.
Tenaga Kependidikan, Guru dan Pegawai mengenakan baju adat daerah, sedangkan siswa menggunakan batik khas madrasah sebagai bentuk penghormatan serta tekad meningkatkan mutu pendidikan. Kegiatan berlangsung khidmat dengan mengusung semangat refleksi dan penguatan komitmen terhadap peningkatan kualitas pendidikan nasional. Ketika amanat upacara, dibacakan naskah pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang menegaskan bahwa peringatan Hardiknas menjadi momentum untuk meneguhkan kembali spirit pendidikan sebagai proses memanusiakan manusia.
Pendidikan disebut tidak hanya berorientasi pada transfer ilmu, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh. Pidato tersebut juga menekankan pentingnya pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan nasional, serta perlunya dukungan ekosistem pendidikan yang melibatkan sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.
Kepala Tata Usaha MTsN 1 Nganjuk Bapak Ahmad Yani Kholiq, S.M yang bertindak sebagai pembina upacara, dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum Hardiknas harus dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi seluruh elemen pendidikan dalam menciptakan generasi unggul di lingkungan MTsN 1 Nganjuk.
Beliau menegaskan bahwa MTsN 1 Nganjuk memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara akademik, serta religius, tetapi juga memiliki karakter kuat dan berdaya saing.
“Pendidikan harus menjadi ruang untuk menumbuhkan potensi terbaik manusia, sekaligus membangun peradaban yang bermartabat,” ujar beliau. Upacara Hardiknas ini menjadi bagian dari komitmen MTsN 1 Nganjuk dalam mendukung pembangunan pendidikan nasional yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan guna menciptakan generasi bangsa yang siap melangkah menjadi generasi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045.Iroelloh*)