
Selasa, 12 Mei 2026, MTsN 1 Nganjuk menggelar kegiatan Uji Publik Tahfidzul Qur’an bagi siswa kelas IX unggulan tahfidz. Kegiatan ini diikuti oleh 21 siswa kelas IX-B dengan dewan penguji tahfidz dari Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk.
Uji publik ini merupakan ujian hafalan Al-Qur’an yang nantinya menjadi bagian dari penerbitan sertifikat resmi tahfidz dari Kementerian Agama. Namun lebih dari sekadar ujian capaian hafalan, kegiatan ini menjadi ruang syukur atas perjalanan anak-anak dalam membersamai Al-Qur’an.
Acara dihadiri oleh wali murid siswa kelas IX, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ula selaku mitra MTsN 1 Nganjuk dalam program unggulan tahfidz, Ketua Komite MTsN 1 Nganjuk, pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ula, segenap waka madrasah, Kepala TU MTsN 1 Nganjuk, serta siswa-siswi kelas VII dan VIII program tahfidz.
Kegiatan diawali dengan pra acara berupa lantunan sholawat nabi dari tim nasyid siswa kelas VII dan VIII program tahfidz. Suasana semakin khidmat dengan penampilan murojaah klasikal QS ‘Abasa dengan nagham Nahawand serta QS Al-Baqarah ayat 284–286 dengan nagham Hijaz oleh siswa kelas IX.
Pukul 08.00 WIB acara inti dimulai. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh qari’ah kelas VII, peraih juara tingkat kabupaten.
Selanjutnya laporan program tahfidz disampaikan oleh pengelola tahfidz, Ibu Dra. Hj. Mukhlishotin. Beliau menyampaikan prosentase ketercapaian target hafalan siswa, yaitu:
- Sesuai target 6 juz sebanyak 43%
- Melebihi target sebanyak 5%
- Belum mencapai target sebanyak 52%, dengan rincian:
• 5 juz sebanyak 19%
• 4 juz sebanyak 23%
• 3 juz sebanyak 9%
Beliau juga menyampaikan bahwa capaian tersebut menyesuaikan kemampuan masing-masing siswa. Namun yang paling membahagiakan adalah 100% siswa memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an, kualitas ibadah yang baik, serta bacaan Al-Qur’an yang sesuai dengan kaidah tajwid.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh PLT Kepala MTsN 1 Nganjuk, Bapak Moh. Masrukin, M.Pd.
Sebagai bentuk rasa hormat dan terima kasih, wali murid kelas IX memberikan tali asih kepada Ketua Yayasan dan Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ula. Ketua yayasan kemudian memimpin doa agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan penuh keberkahan.
Memasuki acara inti, para siswa menjalani uji publik hafalan Al-Qur’an secara terbuka di hadapan dewan penguji tahfidz Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk, yaitu Ustadz Sutrisno, S.Sos dan Ibu Latifah, S.Pd. Setiap siswa diuji sesuai capaian hafalan yang dimiliki.
Setelah prosesi uji publik selesai, siswa menerima medali penghargaan sesuai capaian juz hafalan mereka. Acara kemudian dilanjutkan dengan persembahan lagu dan prosesi sungkem kepada orang tua yang berlangsung sangat haru.
Dalam suasana penuh haru itu, terasa bahwa perjuangan menjaga Al-Qur’an tidak pernah ditempuh sendirian. Di balik anak-anak yang tumbuh bersama Al-Qur’an, ada orang tua yang menguatkan dengan doa, kesabaran, dan cinta yang tak banyak terucap.
Acara dilanjutkan dengan sambutan dan motivasi dari dewan penguji tahfidz Kementerian Agama, sesi foto bersama, dan ditutup dengan doa bersama.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.”
(HR. Bukhari)
Di tengah derasnya arus zaman, menjaga anak-anak tetap dekat dengan Al-Qur’an adalah ikhtiar yang tidak sederhana.
Karena itu, setiap ayat yang dihafal, setiap murojaah yang diulang, dan setiap langkah kecil mereka bersama Kalamullah adalah perjalanan yang layak disyukuri.
Semoga langkah kecil anak-anak hari ini menjadi awal perjalanan panjang bersama Al-Qur’an, serta menjadikan mereka generasi Qur’ani yang berilmu, beradab, dan membawa keberkahan bagi umat.

