
Nganjuk,13/07/2026 – Suasana penuh semangat dan kehangatan menyelimuti MTsN 1 Nganjuk pada Senin (13/7/2026). Ratusan murid baru kelas VII resmi memulai langkah awal mereka di madrasah melalui kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) tahun ajaran 2026/2027. Mengusung tema “Mewujudkan Madrasah Mandiri Berprestasi yang Ramah Anak, Inklusif, dan Unggul Berlandaskan Nilai-Nilai Luhur Kurikulum Berbasis Cinta (KBC),” kegiatan ini dirancang untuk membentuk karakter generasi santri yang moderat dan berakhlakul karimah.
Kepala MTsN 1 Nganjuk, Muh. Zuhal, S.Ag., M.Pd.I., saat membuka kegiatan secara resmi menegaskan bahwa MATAMUDA tahun ini benar-benar menjauhkan diri dari praktik perpeloncoan. “Kami berkomitmen menciptakan iklim pendidikan yang membahagiakan, aman, edukatif, dan humanis. Integrasi nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) menjadi pondasi utama agar siswa merasa nyaman dan bangga menempuh pendidikan di madrasah ini,” ungkapnya.
Kegiatan yang berlangsung selama enam hari, hingga Sabtu (18/7/2026), ini diisi dengan berbagai materi esensial. Selain pengenalan profil madrasah, visi-misi, serta sistem pembelajaran, peserta didik baru dibekali pemahaman mengenai Moderasi Beragama. Materi ini mencakup pilar komitmen kebangsaan, toleransi antarumat beragama, hingga sikap anti-kekerasan dan anti-perundungan (anti-bullying). Sesuai dengan semangat moderasi, murid diajak memahami bahwa perbedaan latar belakang adalah sunnatullah yang harus disikapi dengan bijak dan inklusif.
Salah satu keunggulan MATAMUDA tahun ini adalah diterapkannya konsep pendidikan ramah anak yang nyata. Panitia tidak memberikan hukuman fisik maupun perlakuan yang merendahkan martabat murid. Sebagai gantinya, jika terdapat pelanggaran disiplin, sanksi yang diberikan bersifat edukatif-religius, seperti penugasan membaca kitab suci atau kegiatan kebersihan lingkungan di bawah bimbingan guru. Langkah ini sejalan dengan upaya madrasah untuk memberikan kenyamanan psikologis bagi murid yang baru saja bertransisi dari jenjang SD/MI ke lingkungan MTs.
Di tengah pelaksanaan kegiatan, para murid baru juga diperkenalkan dengan berbagai program unggulan madrasah. Di antaranya adalah Program Gema-20 (Gerakan 20 Menit Bermakna) yang dilakukan setiap pagi untuk memacu daya fokus intelektual dan spiritual sebelum KBM dimulai, serta Program KLIK (Kamis Literasi Kreatif) sebagai wadah eksplorasi bakat literasi siswa. Fasilitas pendukung seperti perpustakaan digital, laboratorium komputer modern, dan laboratorium sains yang representatif turut dikenalkan untuk menunjang proses pembelajaran yang optimal.
Panitia Pelaksana MATAMUDA juga menekankan pentingnya internalisasi “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” (7 KAIH) bagi seluruh peserta didik. Kebiasaan-kebiasaan seperti bangun pagi, ibadah tepat waktu, berolahraga, makan sehat, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat menjadi pilar karakter unggul yang harus dibiasakan sejak awal masuk madrasah.
Kegiatan ini tidak hanya sekadar formalitas tahunan. Melalui serangkaian Lembar Kerja Murid (LKM) yang diberikan, peserta didik diajak untuk melakukan refleksi diri melalui “Skala Panca Cinta”, yang mencakup cinta ilahi, cinta lingkungan belajar, cinta sesama, cinta guru dan orang tua, serta cinta ilmu dan prestasi.
Dengan pendekatan yang humanis dan terstruktur, MTsN 1 Nganjuk berharap MATAMUDA 2026 mampu melahirkan generasi santri yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki mentalitas mandiri, berwawasan kebangsaan yang kuat, serta senantiasa mengedepankan kasih sayang dalam setiap interaksi sosialnya. Masa orientasi ini menjadi gerbang awal bagi para siswa untuk tumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara, menyongsong visi Indonesia Emas 2045.